-->
Home » , » Question and Answer - Type Tip Trick

Question and Answer - Type Tip Trick

Written By YCS on Monday, August 25, 2014 | 11:18 PM

I. Umum

In general, the content of CIA examination comprises of the examinations material, related to:

a. Internal Audit Basics.

Duration: 2.5 hours, Question Count: 125
Topical focus areas include:
  • IIA Mandatory Guidance
  • Internal Control and Risk.
  • Tools and Techniques for Conducting the Audit Engagement

b. Internal Audit Practice.

Duration: 2.0 hours, Question Count: 100
Topical focus areas include:
  • Managing the Internal Audit Function
  • Managing Individual Engagements
  • Fraud Risks and Controls

c. Internal Audit Knowledge.

Duration: 2.0 hours
Question Count: 100
Topical focus areas include:
  • Governance
  • Risk Management
  • Organizational Structure and Business Processes
  • Communication
  • Leadership
  • IT/Business Continuity
  • Financial Management
  • Global Business Environment

II.Tingkat Knowledge yang Diuji

Ada 2 (dua) tingkat knowledge yang diuji:

1. Awareness (A)

An awareness/ appreciation means the ability to recognize the existence of problems or potential problems and to identify the additional research to be undertaken or the assistance to be obtained.
Bahasa sederhananya, soal yang menguji awareness berarti soal hanya menguji kemampuan untuk mengidentifkasi suatu masalah.

2. Proficiency (P)

Proficiency means the ability to apply knowledge to situations likely to be encountered and to deal with them appropriately without extensive recourse to technical research and assistance.
Bahasa sederhananya, soal yang menguji profesiensi berarti soal menguji kemampuan kita untuk menerapkan pengetahuan ke dalam praktek atau untuk mengatasi suatu masalah.
Example:
Auditor yang melaksanakan penugasan yang banyak mengandung pekerjaan yang berhubungan dengan pencatatan dan pelaporan akuntansi/ keuangan, maka tim audit harus memiliki proficiency terkait general accepted accounting standar (GAAP).
Namun, jika penugasan sedikit bersinggungan dengan pekerjaan pencatatan dan pelaporan akuntansi/ keuangan, maka tim audit cukup memiliki awareness terkait GAAP.  

III.Tipe Soal.

Secara umum, tipe soal CIA examination menguji tingkat kemampuan sbb:
1.    Ujian kemampuan teknis/ aplikasi.
2.    Ujian kemampuan penguasaan/ profesiensi materi.
3.    Ujian hapalan pemahaman/ understanding materi.

IV.      Tips and Trick

Secara umum, peserta ujian harus melakukan:
  • Analisis pertanyaan, untuk memahami dengan benar apa maksud dari pertanyaan.
  • Analisis jawaban, untuk mencari jawaban yang benar atau untuk mencari pilihan jawaban yang pasti salah. Dalam melakukan analisis jawaban, ada beberapa alternatif trick yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Eliminasi anwser yang kemungkinan besar salah.

1) Anda yakin answer tertentu merupakan jawaban yang salah.
Contoh: Pertanyaan (Sumber: Gleim):
An example of an internal nonfinancial benchmark is
Analisis pertanyaan:
  • terkait benchmark: berarti cari jawaban yang mengandung perbandingan / analytical procedure.
  • benchmark internal, berarti perbandingan data dari internal perusahaan.
  • benchmark yang bersifat nonfinancial, tidak mengandung nilai uang.
Pilihan Jawaban
Analisis Jawaban
a. The labor rate of comparably skilled employees at a major competitor’s plant.
Jawaban pasti salah, karena labor rate (tarif upah) = mengandung nilai uang (bukan nonfinancial measure).

b.The average actual cost per pound of a specific product at the company’s most efficient plant.
Jawaban pasti salah, karena actual cost per pound (biaya per pound) = mengandung nilai uang (bukan nonfinancial measure).

c. A US $50,000 limit on the cost of employee training programs at each of the company’s plants.
Jawaban pasti salah, karena $50,000 limitation = mengandung nilai uang (bukan nonfinancial measure).

d.The percentage of customer orders delivered on time at the company’s most efficient plant.
Jawaban Benar:
  • % customer order delivered on time = nonfinancial measure,
  • mengandung perbandingan (dengan company’s most efficient plant)
  • perbandingan secara internal (dengan company’s most efficient plant)
2) Answer yang mengadung frase “memastikan/ assure/ exact”, “semua/ all”, ...., “guarantees”, “the best”, cenderung (dengan kemungkinan sekitar 80%) jawaban salah. Hal ini karena dalam audit:
  • Audit tidak memberikan/ mengandung kepastian 100% / absolute/ guarantees, assurance yang diberikan pada tingkat reasonableness.
  • Opini / simpulan audit berdasarkan pengujian sample (beberapa bagian dari populasi).
  • Pengujian dilakukan pada tingkat yang cukup untuk memberikan simpulan, bukan pada level yang terbaik.
Contoh: Pertanyaan (Sumber: Gleim):
Which of the following statements is true with respect to due professional care?
Analisis pertanyaan:
  • Terkait dengan “due professional care”. Dari frasa –nya (profesional care), maka kita bisa menduga bahwa yang ditanyakan terkait dengan pelaksanaan aktivitas audit.
Pilhan Jawaban
Analisis Jawaban
a. An internal auditor should perform detailed tests of all transactions before communicating results.
Auditor memberikan reasonable assurance atas simpulan/ opini audit. Standar tidak pernah pensyaratkan pengujian atas seluruh transaksi. Maka, kita pastikan jawaban (A) salah.

b. An item should not be mentioned in an engagement communication unless the internal auditor is absolutely certain of the item.
Audit tidak boleh memberikan absolute assurance, namun reasonable assurance. Maka, kita pastikan jawaban (B) salah.

c. An engagement communication should never be viewed as providing an infallible truth about a subject.
Karena jawaban (A), (B), dan (D) bisa kita pastikan salah, maka sisa 1 (satu) pilihan jawaban, yaitu (C). Maka, kita bisa menduga bahwa jawaban (C) benar.
Penjelasan profesionalnya adalah: Due professional care tidak mengandung kebenaran mutlak (infallible truth).

d. An internal auditor has no responsibility to recommend improvements.
Berdasar definisi Internal Audit, memberikan rekomendasi perbaikan kepada klien merupakan tanggung jawab internal auditor. Maka, kita pastikan jawaban (D) salah.

3) Eliminasi jawaban yang secara substansi merupakan “tanggung jawab manajemen”. Secara prinsip, auditor tidak boleh melakukan aktivitas yang merupakan tanggung jawab manajemen.
Contoh: Pertanyaan (Sumber: Gleim):
The internal auditors’ responsibility regarding fraud includes all of the following, except:
Analisis pertanyaan:
  • Hati-hati, pertanyaan menanyakan “kecuali”.
  • Terkait tanggung jawab internal auditor, kita piliah pilihan jawaban mana yang kita merupakan tanggung jawab auditor dan tanggung jawab manajemen.
  • Secara umum, tanggung jawab manajemen adalah desain, implementasi, dan monitor internal kontrol, risk management, dan governance, sedangkan tanggung jawab internal auditor adalah evaluasi / assess efisiensi dan efektifitas internal kontrol, risk management, dan governance.
Pilhan Jawaban
Analisis Jawaban
a. Determining whether the control environment sets the appropriate tone at top.
Jawaban pasti salah, karena menilai kelayakan tone of the top (governance) merupakan tanggung jawab auditor.

b. Ensuring that fraud will not occur.
Alternatif jawaban dari 4 (empat) piliham, menjadi sisa 2 (dua) pilihan, yaitu (B) atau (C), sehingga kita telah meningkatkan chance dari 25% menjadi 50% untuk menjawab benar. Kalau tidak pasti mana pilhan (B) atau (C), jangan langsung guessing, tetapi lalkukan analisis lebih lanjut.
Analisis:
Baik manajemen maupun internal auditor harus aware terhadap kemungkinan terjadinya fraud. Bedanya, manajemen bertanggung jawab untuk mendesain internal kontrol untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya fraud, sedangkan internal auditor harus menyusun prosedur audit untuk dapat mengidentifikasi adanya fraud indicators.
Maka dari pilihan (B) ensuring = merupakan tanggung jawab manajemen, bukan tanggung jawab auditor. Jadi, jawaban yang benar adalah (B).

c. Being aware of activities in which fraud is likely to occur.

d. Evaluating the effectiveness of control activities.
Jawaban pasti salah, karena evaluasi efektifitas suatu kegiatan merupakan tanggung jawab intrernal auditor.

4) Untuk pertanyaan “terkait kondisi/ situasi tsb, mana/ apa yang auditor terlebih dahulu lakukan”, maka secara umum, jawaban cenderung adalah auditor melakukan evaluasi/ analisis terlebih dahulu atas kondisi / situasi terkait.
Hal ini karena secara prinsip, setiap masalah/ kondisi/ situasi, yang dihadapi oleh auditor, seharusnya dievaluasi/ dianalisis terlebih dahulu oleh auditor. Biasanya, analisis untuk menilai dampak kondisi/ situasi tehadap tujuan / aspek lainnya atau untuk mendapatkan bukti lebih meyakinkan (conlusive evidence).
Contoh:Pertanyaan (Sumber: Gleim):
While testing the effectiveness of inventory controls, the internal auditor makes a note in the working papers that most of the cycle count adjustments for the facility involved transactions of the machining department. The machining department also had generated an extraordinary number of cycle count adjustments in comparison with other departments last year. The internal auditor should:
Analisis pertanyaan:
  • Dalam proses pengujian ToC, secara bersamaan, internal auditor menemukan banyak adjustment di department machine. Kemudian, internal auditor melakukan prosedur analitis, dengan cara bandingkan jumlah adjustement tersebut dengan jumlah adjustment di departement lainnya.
  • Kondisi di atas berpotensi adanya misstatement dan/atau ada indikasi fraud.
  • Umumnya, untuk menghasilkan simpulan audit, suatu hasil prosedur analitis harus dikolaborasi dengan bukti audit lainnya.
Pilhan Jawaban
Analisis Jawaban
a. Interview management and apply other engagement procedures to determine whether transaction controls and procedures within the machining department are adequate.
Ketika hasil prosedur analitis menunjukan adanya potensi misstatement/ indikasi fraud, maka auditor perlu mengkolaborasi hasil tersebut dengan bukti audit lainnya. Jadi, auditor harus melakukan prosedur audit tambahan untuk mengevaluasi lebih lanjut hasil prosedur analitis. Salah satu cara evaluasi lebih lanjut adalah dengan melakukan inquiry kepada manajemen, untuk mendapatkan penjelasan mengenai adanya deviasi tersebut. Maka, jawaban (A) benar.

b. Do no further work because the concern was not identified by the analytical procedures included in the engagement work program.
Audit program bersifat fleksibel, dapat tidak dilaksanakan (namun dengan alasan dan analisis dampak), serta dapat ditambahkan (jika dibutuhkan). Auditor dapat menambah prosedur dalam audit program untuk mendapatkan bukti lanjutan atas suatu informasi tertentu, yang tidak diantisipasi sebelumnya di audit program awal. Maka, jawaban (B) salah.

c. Notify internal auditing management that fraud is suspected.
Fraud dikomunikasikan kepada manajemen hanya jika auditor telah mengumpulkan bukti yang cukup bahwa fraud telah terjadi. Dari soal ujian, fakta yang diperoleh hanya berasal dari prosedur analitis, yang perlu dikolaborasi dengan bukti lain. Maka, jawaban (C) salah.

d. Place a note in the working papers to review this matter in detail during the next engagement.
Hasil prosedur analitis menunjukan adanya risiko misstatement / indikasi fraud, sehingga auditor harus menyelesaikan masalah tersebut segera, tidak boleh ditunda. Maka, jawaban (D) salah.

2.  Anda tahu all answer is correct, tapi anda diminta pilih answer yang “paling” benar.

Untuk pertanyaan “terkait kondisi/ situasi tsb, mana/ apa yang auditor terlebih dahulu lakukan”, biasanya semua pilihan answer yang ada, betul semua, namun yang ditanya adalah apa yang pertama/ utama harus dilakukan oleh auditor. Secara umum, jawaban cenderung adalah auditor melakukan evaluasi/ analisis terlebih dahulu atas kondisi / situasi terkait.
Hal ini karena secara prinsip, setiap masalah/ kondisi/ situasi, yang dihadapi oleh auditor, seharusnya dievaluasi/ dianalisis terlebih dahulu oleh auditor. Biasanya, evaluasi untuk menilai dampak kondisi/ situasi tehadap tujuan / aspek lainnya.

3.   Guessing, but not recommended.

Ada kalanya kita menghadapi soal ujian yang kita tidak tahu sama sekali apa jawaban yang benar. Hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah dengan cara mengeliminasi semua answer yang tidak benar. Dengan begitu kita dapat meningkatkan chance/ probability kita dalam menebak suatu jawaban. Misal: jika kita mampu mengeliminasi 2 (dua) pilihan (misal A dan C), maka kita menyisakan 2 (dua) pilihan (B dan D) untuk ditebak, sehingga kita meningkatkan probabilitas benar dari 25% (1/4) menjadi 50% (1/2).

Contoh: Pertanyaan (Sumber: Gleim):
An unexpected decrease in which of the following ratios could indicate that fictitious inventory has been recorded?
Analisis pertanyaan:
  • Terkait penurunan / decrease ratio.
  • Oleh karena itu, untuk menjawab pertanyaan ini dibutuhkan pemahaman mengenai rasio keuangan. Kalau tidak hapal rumus rasio-nya, setidaknya peserta wajib tahu arti rasio sehingga kita bisa memperkirakan data-2 terkait rasio tersebut.
  • Rasio terkait dengan inventory, yang diduga ada fictitious inventory dicatat (ada overstated inventory).
Pilhan Jawaban
Analisis Jawaban
a. Average collection period.
Arti rasio: Periode koleksi rata-2 = lama waktu hari rata-2 piutang dikonversi menjadi kas. Rumus = (Rata-rata AR) / (Net sales per day). Dari arti rasio, maka kita bisa memperkirakan bahwa rasio tidak berkaitan dengan, maka kita simpulkan jawaban (A) salah.

b. Total asset turnover.
Arti rasio: mengukur nilai pendapatan yang dihasilkan dari setiap rata rupiah investasi dalam total aset.
Rumus = Net sales / Average total asset.
Investasi dalam total asset termasuk didalamnya adalah nilai inventory, sehingga kalau inventory overstated, maka total asset juga overstated. Karena pembagi (total aset) meningkat, dan penyebut (net sales) tetap, maka rasio menurun. Dari arti rasio, maka kita bisa memperkirakan bahwa rasio berkaitan dengan inventory, maka kita simpulkan jawaban (B) benar.

c. Price-earnings.
Arti rasio: menunjukan rasio nilai harga saham untuk setiap Rp1,00. Untuk mengukur kinerja, rasio ini tidak digunakan sendirian, namun PER perusahaan dibandingkan dengan PER industri.
Rumus = (price per share ÷ EPS).
Dari arti rasio, maka kita bisa memperkirakan bahwa rasio tidak berkaitan dengan inventory, maka kita simpulkan jawaban (C) salah.

d. Current.
Arti rasio: mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar current liabilities-nya dengan menggunakan current asset (termasuk inventory).
Rumus = (current assets ÷ current liabilities).
Dari arti rasio, maka kita bisa memperkirakan bahwa rasio berkaitan dengan inventory, namun ficititious inventory menyebabkan inventory overstated, bukan understated, sehingga rasio current menjadi meningkat, bukan menurun. Oleh karena itu, kita simpulkan jawaban (D) salah.

4. Jebakan / Trap Soal

Beberapa soal ujian mengandung sedikit jebakan. Soal jebakan biasanya memberikan alternatif jawaban yang semua-nya mengandung kebenaran, tetapi bukan pilihan jawaban yang benar. Jawaban yang benar tergantung kepada substansi dari pertanyaannya.
1) Membedakan prevention, detective, corrective.
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews

  • Posts
  • Comments
  • Pageviews



 
Support : IIA Website | CPA Room | Your Link
Copyright © 2015. Internal Auditor's Corner - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger